World Through my Words

Tuesday, January 22, 2013

Hari ke-9: Kamu Percaya Takdir?


Hai kamu,

Pagi ini aku jogging keliling komplek, dan seperti yg biasa aku lakukan dulu, aku berhenti sejenak di depan rumahmu. Untuk apa, aku tak tahu. Aku tahu kamu ada di Jakarta, sedang mengejar cita-cita atau mungkin sedang mencari tambatan hati.
*berasa lagu Perahu Kertas ya :p

Satu setengah tahun yg lalu, aku rasanya pingin loncat-loncat kegirangan ketika bertemu sepupumu di mall. Aku bertanya tentangmu dan katanya sekarang rumahmu pindah ke...Penjaringan Sari. And that's where my home is, too!

Lalu kita bertemu di salah satu malam bulan Ramadhan, kamu dengan santun mendampingi mama dan adik perempuanmu tarawih di masjid komplek kita. Just like years ago when we were still teenager!

Aku tidak akan bohong dengan mengatakan bahwa aku tidak tahu apa yg terjadi hingga kita berjauhan dulu. Padahal aku sempat dekat sekali dengan kedua adikmu. Aku dan adikmu yg perempuan sempat 1 tim dance untuk 17-an di komplek kita; aku dan adikmu yg laki-laki satu sekolah dan kadang kalau kepepet aku berangkat atau pulang sama dia.

Ah...betapa aku ingin kamu tahu kalau aku merindu waktu ngobrol denganmu..yg memang tidak pernah kita miliki sebelumnya.  Dan setelah terpisah selama hitungan tahun, tiba-tiba saja takdir mempertemukan kita kembali. Bahkan ia mendekatkan (rumah) kita lagi. Baik yah takdir itu :')

Aku tidak berharap banyak kok dari (takdir) kali ini. Aku cuma berharap kita bisa lebih banyak bicara satu sama lain. Dan mungkin nanti waktu akan menunjukkan, jikalau ada hal-hal yang bisa membuatku mengharap lebih.

Sering-sering pulang ya, Y. Kasihan mamamu sendirian di rumah. Kadang pingin aku temenin tapi takut dijitak sama kamu. Hehe.

See you very soon, Y.

Xoxo
прима

0 komentar:

Post a Comment

© I'm Fireworks!, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena