World Through my Words

Showing posts with label halalfood. Show all posts
Showing posts with label halalfood. Show all posts

Thursday, May 3, 2018

Menikmati Indian Food di Amara Restaurant, Pilihan Menu Halal di Tokyo Solamachi

Kamu berencana untuk menghabiskan waktu di Tokyo Skytree? Pasti akan merasa lapar ya! Jangan khawatir, di Tokyo Solamachi ada restoran dengan masakan khas India yang menyediakan menu Halal. Tidak hanya muslim friendly, tapi sudah bersertifikat halal oleh Japan Halal Association.

Ada banyak varian menu halal yang ditawarkan, semuanya dengan rasa yang otentik. Kenapa bisa seperti itu? Rupanya kokinya adalah koki handal dan seorang Muslim. Pantas saja bisa menyajikan aneka kuliner bercitarasa India asli yang lezat dan halal ya.



Untuk menu makan siang, ada 2 set menu yang ditawarkan. Set pertama harganya 1520 yen, isinya ada salad, chicken tikka, sheek kabab, mix veg curry, chicken curry dan nan atau saffron rice (boleh pilih). Sedangkan untuk set kedua harganya 1900 yen, isinya lebih banyak lagi. Ada salad, chicken tikka, sesame prawn, poriyal, sag panir, prawn curry, chicken curry, cheese nan atau saffron rice dan dapat dessert juga.




Tidak ingin pesan menu set? Ada ala carte juga. Semua menu di atas bisa dipesan terpisah satu persatu. Ada juga nasi biryani yang lezat itu. Saya mencoba menu set kedua, dan ketika datang ternyata banyak sekali! Satu nampan penuh, saya kenyang sampai perjalanan pulang ke Indonesia hehehe.

Sejujurnya, ini adalah pengalaman pertama saya mencoba masakan India. Selama di Indonesia, saya belum pernah menikmati kuliner dari negeri Bollywood ini. Awalnya sempat takut tidak cocok dengan rasanya. Mengingat bumbu dan rempah yang dipakai dalam setiap masakan begitu melimpah. Namun ternyata semua kekhawatiran saya tidak terbukti.



Ketika menyobek cheese nan dan mencelupkannya ke dalam kuah prawn curry, rasanya enak sekali. Begitupun dengan chicken curry dan sag panir. Semua bumbunya pas, tidak menyengat tapi terasa sekali gurih-pedas-asin-asam-manisnya. Hormat saya untuk koki yang telah memasaknya. Enak dan semua disajikan dalam porsi yang pas.

Saya paling penasaran dengan mangkuk berisi kuah berwarna hijau. Bagaimana ya rasanya? Saya pikir pahit atau bagaimana, begitu dicoba ternyata tidak. Justru rasanya gurih, sedikit pedas dan manis. Saya sampai kepikiran bagaimana cara buatnya ya? Siapa tahu bisa memasaknya sendiri suatu hari nanti hehe.



Tidak lupa juga saya mencoba lassi mangga yang legendaris itu. Saya pernah membaca, katanya ini enak sekali. Benar saja ketika mencoba sendiri, segar dan manis-asamnya pas. Tidak ada serat-serat mangga ataupun gumpalan buah mangga, semuanya diblender dan disaring sebelum disajikan. Kamu harus mencobanya, dijamin kenyang deh makan siang di Amara Restaurant ini. Menunya masih familiar dengan lidah orang Indonesia, seperti kari, saffron rice atau nasi kuning, ayam bumbu kari, udang goreng panir dan juga nan. Tidak perlu khawatir ya.



Lantas di mana letaknya? Cari bagian east yard di Tokyo Solamachi, di lantai 6F, Amara ada di sana. Jangan kaget jika datang ke sana saat makan siang, kursinya penuh hingga harus waiting list. Karena rupanya Amara menjadi salah satu restaurant favorit di sana. Jadi lebih baik saat sampai di Tokyo Solamachi, kamu ke Amara dulu lalu pesan tempat untuk makan siang. Jadi saat kamu akan makan, tidak perlu mengantri lagi.
Read More

Thursday, April 5, 2018

#TitasyaJapanTrip Rekomendasi Restoran yang Muslim Friendly di Jepang [Bagian Kedua]

Halo!

Setelah kemarin cerita tentang rekomendasi kuliner halal atau yang muslim Friendly di Tokyo, sekarang giliran Nikko. Apakah sulit? Ternyata tidak! Aku justru makan tiga kali sehari, menu internasional dan Japanese, semuanya enak-enak dan aman jaya. Terima kasih kepada dua hotel tempatku menginap di Nikko Area. Dua-duanya muslim friendly, bahkan di Nikko Chuzenji Kanaya Hotel disediakan matras yoga untuk sajadah ketika sholat dan kompas yang ditempel di mejanya.

Aku di Nikko selama 2,5 hari dan 2 malam. Kenapa setengah hari? Karena hari ketiga, pagi-pagi udah balik ke Tokyo hehe. Ada 6 kali makan selama di Nikko, akan kuceritakan di sini semua ya :)

Shizensaryo Meguri (Vegetarian Restaurant)

Hari kedua di Jepang, abis checkout hotel langsung naik kereta ke Nikko. Setelah sampai di Nikko Tobu Station, bisa titip barang sekalian sholat di sana. Loker dan prayer space ada di lantai dua stasiun. Alhamdulilah bisa 'bernapas' dulu sebelum mulai jalan-jalan. Titip aneka barang bawaan, absen dulu ke yang punya kehidupan lalu pilih jadwal bus hop on hop off yang cocok setelah itu. Oh iya jangan lupa, tiket bus buat explore Nikko Area bisa dibeli di Tobu Asakusa Station yah.



Objek wisata pertama yang dikunjungi adalah Nikkō Tōshō-gū Shrine, kuilnya agama Shinto. Gede banget, satu area ada beberapa bagian. Lalu ada naik-naik gitu dan bisa semacam hiking tipis-tipis karena berada di lereng gunung kalau tidak salah. Selesai tur di sana, langsung melipir buat makan siang.



Kali ini nyobain vegetarian restaurant. Pilihan paling gampil dan aman kalau mau cari makanan dan minuman muslim friendly. Menu makan siangnya tuh per-set jadi tidak perlu bingung pilih menu satu persatu. Pas datang, porsinya pas. Kebetulan aku terbiasa makan secukupnya.



Minumnya ada beberapa pilihan teh, siang itu kupilih honey tea, hangat manis dan segar! Dapat satu cangkir besar jadi bisa sekalian menemani obrolan setelah santap siang. Menu di vegetarian restaurant ini Japanese, lalu untuk menggantikan aneka ikan dan daging, ada semacam tofu yang dibuat sedemikian hangga, rasanya mirip dengan ikan. Sayurannya segar, nasinya gurih dan tentu saja favoritku hadir lagi: tempura! Hihi paling suka ubi goreng tempura. Ubi di sini rasanya gurih dan lembut.



Harge menu set vegetarian ini 1400-an yen termasuk minum. Lokasinya strategis, di pinggir jalan raya. Gampang dicari kok.

Nikko Chuzenji Kanaya Hotel

Untuk makan malam dan sarapan, aku ambil paket di hotel jadi semacam all inclusive gitu. Soalnya malas ribet dan lagipula, Nikko itu lebih kayak Uluwatu atau Nusa Dua kalau di Bali. Hotelnya didesain untuk memenuhi kebutuhan tamu dan juga tidak banyak semacam kafe atau restoran gitu di luar hotel.


Untuk makan malam, full set International yang pakai sendok dan garpu berderet-deret itu loh hehehe. Enak semua, dimulai dari Nikko yashiou trout marinade and Nikko Youba dilanjutkan dengan Mushroom Cream Soup lalu Sautee White Fish Onion and Celery Sauce kemudian masuk ke hidangan utama: Grill Lamb with Herbs and Bread Crumbs with Tomato Sauce plus seasonal salad. Penutupnya ada Dessert with Fruit. Oh iya semuanya halal yah.








Bagaimana dengan sarapan? Ada telur untuk dimasak sesuai pilihan lalu baby potato dan yogurt. Karena menu sarapan sebenarnya dengan bacon tapi karena tidak bisa dikonsumsi oleh Muslim jadi tidak pakai daging. Kamu bisa mengonfirmasinya kepada Waiters bahwa kamu tidak makan yang mengandung pork dan alcohol, nanti akan mereka sesuaikan.

Tobu World Square (Heian Restaurant)

Akhirnya bertemu dengan the most famous Japanese Food: UDON! Yeayyy udah penasaran banget seperti apa rasa Hot Udon di negeri asalnya? Ternyata di Tobu World Square ada dan halal. Alhamdulilah, ini salah satu yang kutunggu-tunggu. Ketika datang, porsinya semangkuk besar. Whoaaah, lengkap dengan bubuk cabai dan juga kuah yang melimpah. Ketika pertama mencoba kuahnya, langsung sumringah. Kuahnya bening dan gurih, udon-nya kenyal dan dimasak pas jadi tidak terlalu teras atau kematangan. Belum cukup? Masih ada tempura juga di dalam setnya. Makin bahagia deh.


Oh iya di sini ada beberapa pilihan menu. Terbagi menjadi dua yaitu hot meal dan cold meal. Sudah tau kan kalau soba dan udon memang bisa disajikan panas ataupun dingin? Untuk hot meal ada Yuba Soba Set dan Yuba Udon Set, harganya sama yaitu 1600yen per set.




Untuk cold menu variannya lebih banyak. Ada Yuba Soba Lunch Box, Yuba Udon Lunch Box harganya sama yaitu 1600yen per set. Untuk Tempura Soba dan Tempura Udon 1300yen per set dan Yuba Sashimi and Soba serta Yuba Sashimi and Udon 1200yen per setnya.

Nikko Kanaya Hotel

Untuk makan malam dan sarapan pagi, aku menikmati menu hotel aja. Oh iya pindah hotel soalnya besok paginya harus balik ke Tokyo dan cari yang lebih dekat ke stasiun kereta. Kalau kamu melihat jembatan merah yang iconic di Nikko, Nikko Kanaya Hotel terletak di atas bukitnya.



Menu makan malam, international menu juga. aku paling suka pumpkin and soymilk soupnya. Tasty dan tidak eneg, juara! Ditutup dengan assorted fruit, ketemu stroberi lagi, bahagia hehehe. Kalau ada kesempatan, aku bakalan balik ke Jepang lagi dan petik stroberi lagi. Rasa buahnya itu lho, manis dan seger, susu kental manis yang buat celupannya juga enakkkk #gagalmoveon








Bagaimana dengan sarapan? kurang lebih sama dengan sebelumnya tapi kali ini ada dagingnya yaitu chicken fillet dimasak light roasted gitu. Oh iya jika menginap di jaringan Nikko Kanaya Hotel di Nikko Area, jangan lupa mencicipi their famous and legendary bread. Dimakan sama apa aja cocok, bahkan cuma dicemil gitu aja udah oke. Jadi roti ini tuh disajikan juga pas makan malam, iseng-iseng kucelupin ke pumpkin soup tadi, dan cocok abis.






Jadi kamu tidak perlu khawatir lagi saat liburan ke Jepang. Sudah banyak hotel, restoran dan kafe yang menyediakan menu halal atau muslim friendly. Yuk kapan ke Jepang?
Read More

Saturday, March 31, 2018

#TitasyaJapanTrip Rekomendasi Restoran yang Muslim Friendly di Jepang [Bagian Pertama]

Haloooo

Lama nggak ngeblog, dateng-dateng langsung berencana ngepost borongan karena banyak yang mau diceritain hehehe. Sejak resign dan memutuskan untuk menjadi #fulltimetraveler , i travel a lot. Akhirnya mata ini ngga liat layar laptop melulu. Meski sempat 'libur' untuk istirahat selama 8 minggu karena kaki bengkak, faktanya juga kerjaan masih mengalir deras. Terjadilah baru sempat ngeblog huhuhu.

Nah minggu lalu, aku abis dari Jepang. Ada business trip, lalu sisa waktu kumanfaatkan untuk jalan-jalan. Berhubung pengen liat salju, yang terdekat ada di Nikko (Tochigi Prefecture). Prefecture ini semacam Provinsi kalau di Indonesia. Konon kata aplikasi perkiraan cuaca, tanggal 21 Maret adalah last snow day in Nikko. Tidak pakai pikir panjang, langsung dah melipir ke sana.



Nikko ini sepertinya belum terlalu populer bagi wisatawan dari Indonesia. Padahal hanya 2 jam saja loh naik kereta dari Tokyo. Mana pemandangan sepanjang jalan bagus banget. Ijo-ijo dan pegunungan gitu. Soalnya Nikko berada di antara gunung-gunung. Jadinya kayak Kota Wisata Batu gitu kalau di Indonesia. Hawanya sejuk, banyak rumah-rumah mungil dan cantik, tidak macet dan objek wisatanya macem-macem. Mulai dari theme park sampai air terjun dan danau tuh ada. Nggak nyesel deh memutuskan untuk short getaway ke sini.



Bagaimana cara ke Nikko dan pakai transportasi apa selama liburan di sana, akan kuceritakan di blogpost terpisah ya. Kali ini aku mau berbagi dulu mengenai restoran yang muslim friendly. Udah tau kan kalau syarat makanan halal tidak hanya tentang no pork? Juga tidak boleh ada alkohol dan aneka daging-dagingan yang hidup di dua dunia. Bahkan sapi, ayam, kambingpun jika disembelih bukan oleh Muslim yang menyebut Bismillah terlebih dahulu, Ahli Kitab dan Yahudi (jika tidak keliru), juga tidak boleh kita konsumsi.

Bahagianya, ternyata di Nikko dan Tokyo cukup banyak restoran yang menyediakan menu muslim friendly, bahkan beberapa di antaranya bersertifikat halal. Jadi tidak perlu khawatir kelaparan apalagi nggak bisa kulineran. No no no, aku aja udah nyobain udon, tempura, macem-macem dan semuanya amaaan.

Yaudin karena prolognya udah sepanjang jalan kenangan, langsung cuss aja ya. Kumulai dari Tokyo Area dulu okay?

Tokyo

Verdure Restaurant (Tobu Hotel Levant Tokyo)

Hari pertama datang, setelah nyampe langsung meeting. Herannya nggak capek loh! Mungkin karena udaranya dingin seger trus excited banget yak main ke Jepang hehe. Malam itu nginep di Tobu Hotel Levant Tokyo. Surpriseee dapet kamar dengan Tokyo Skytree view.

Paginya sarapan tinggal turun ke bawah aja. Desain interior hotel ini classy dan terkesan mewah gitu. Tempat untuk buffet breakfast ada di Verdure Restaurant. Pas memilih-milih makanan, terkesan dengan usaha mereka untuk memudahkan Muslim yang menginap atau sarapan di sana. Di setiap pilihan menu makanan disediakan label. Jadi misal sup, nanti ada label, kalau ada kandungan tersebut di sup, warnanya cerah. Kalau tidak ada, berarti gelap. Kalau di tanda tersebut ikon udang, ayam, kedelai berwarna terang berarti di dalamnya ada 3 bahan tadi. Kalau ikon babi, alkohol misal berwarna terang, juga ada bahan tersebut. Kalau gelap berarti tidak ada.



Ini sangat memudahkan lho jadi tidak perlu bertanya ke petugasnya, ini halal atau tidak? Bayangkan ada berapa banyak pilihan makanan kan repot ya kalau harus bertanya satu persatu. Pagi itu aku memilih Vietnam noodle, fruit salad, pasta, green tea cake, tofu dan masih banyak lagi. Alhamdulilah, semua enak dan oke buat dikonsumsi Muslim.


Alamat: 1 Chome-2-2 Kinshi, Sumida, Tokyo

Minokichi (Tobu Department Store)

Restoran ini letaknya di lantai 15F Tobu Department Store yang terletak di Nishiikebukuro, Toshima, Tokyo. Jadi dari Bandara Narita, aku naik kereta lalu turun di stasiun Ikebukuro. Turun dari kereta, tinggal naik aja ke atas dan langsung ketemu dengan Department Store lho! Aku terkesan banget, apalagi begitu sampai ke Minokichi Restaurant.



Letaknya ada di lantai 15, yang merupakan salah satu lantai untuk restoran-restoran semi fine dining atau fine dining di Tobu Department Store. Menu yang disajikan adalah Japanese Food yang semuanya belum pernah kucoba sebelumnya. Kami mendapatkan ruangan tersendiri, dengan pemandangan lepas ke city view. Suasana ala Jepangnya terasa sekali, lengkap dengan pintu geser dan lemari untuk menyimpan mantel tebal yang aku pakai.



Hidangan disajikan berurutan dari sup sampai ke buah penutup. Semuanya muslim friendly, enak dan hangat. Pas sekali karena sampai tokyo, suhu udara masih sekitar 10-11 derajat celcius. Aku suka nasi yang dimasak dengan rebung dan juga sup ikannya. Bikin gagal move on sampai sekarang soalnya enak bangeeet dan belum nemu yang begitu di Indonesia hehehe.


Alamat: Tobu Department Store Ikebukuro 〒171-8512 1-1-25, Nishiikebukuro, Toshima-ku, Tokyo

Amara Indian Restaurant (Tokyo Solamachi - Tokyo Skytree)


Hari keempat di Jepang, saatnya kembali ke Tokyo. Sebelum ke bandara, aku ke Tokyo Skytree dulu. Di Tokyo Solamachi (nama untuk kompleks restoran dan pertokoan di dalam Tokyo Skytree) ada restoran dengan masakan khas India yang menyediakan menu Halal. Tidak hanya muslim friendly, tapi sudah bersertifikat halal oleh Japan Halal Association.



Ada banyak varian menu halal yang ditawarkan, semuanya dengan rasa yang otentik. Kenapa bisa seperti itu? Rupanya kokinya adalah koki handal dan seorang Muslim. Pantas saja bisa menyajikan aneka kuliner bercitarasa India asli yang lezat dan halal ya.



Untuk menu makan siang, ada 2 set menu yang ditawarkan. Set pertama harganya 1520 yen, isinya ada salad, chicken tikka, sheek kabab, mix veg curry, chicken curry dan nan atau saffron rice (boleh pilih). Sedangkan untuk set kedua harganya 1900 yen, isinya lebih banyak lagi. Ada salad, chicken tikka, sesame prawn, poriyal, sag panir, prawn curry, chicken curry, cheese nan atau saffron rice dan dapat dessert juga. Aku pesan yang set kedua.



Ketika pesanan datang, langsung penasaran dengan mangkuk berisi kuah berwarna hijau. Bagaimana ya rasanya? Aku mikirnya pahit atau bagaimana, begitu dicoba ternyata nggak. Justru rasanya gurih, sedikit pedas dan manis. Kamu harus mencobanya, dijamin kenyang deh makan siang di Amara Restaurant ini. Menunya masih familiar dengan lidah orang Indonesia, seperti kari, saffron rice atau nasi kuning, ayam bumbu kari, udang goreng panir dan juga nan. 
Alamat: 1 Chome-1-2 Oshiage, Sumida, Tokyo
Wah ternyata udah panjang juga ya hahaha. Well, semoga membantu ya. Jangan khawatir lagi liburan ke Jepang, banyak menu halal atau muslim friendly yang bisa dicoba. Untuk kuliner selama di Nikko, ada di blogpost selanjutnya. Terima kasih sudah baca :)
Read More

© I'm Fireworks!, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena